ILMU KEALAMAN DASAR
SOAL :
Berikan
contoh minimal 3 contoh, penerapan pendekatan non ilmiah dan penerapan
pendekatan ilmiah yang sesuai dengan program
study Akuntansi!
JAWABAN :
AKUNTANSI DALAM PENDEKATAN NON TEORITIS
(Non Ilmiah)
Dalam
teori akuntansi, pendekatan non teoritis terdiri dari dua pendekatan, yaitu :
1. Pendekatan
Pragmatis , adalah penyusunan teori yang ditandai dengan penyesuaian terhadap
praktik yang sebenarnya, yang bermanfaat untuk memberi saran solusi praktis.
2. Pendekatan
Otoriter, adalah penyusunan teori akuntansi yang umumnya digunakan oleh
organisasi profesi terdiri dari penyajian sejumlah peraturan praktik – praktik
akuntansi.
Kedua
pendekatan ini, berasumsi bahwa teori akuntansi dan teknik – teknik yang
dihasilkan harus didasarkan pada pemanfaatan secara maksimal laporan keuangan, apabila
akuntansi diharapkan memiliki fungsi yang bermanfaat. Contoh penerapan kedua
pendekatan ini , yaitu sebagai berikut.
v Pengembangan
teori akuntansi didasarkan pada praktik akuntansi secara langsung.
v Pengukuran
nilai persediaan berdasarkan praktik atau transaksi yang sesungguhnya.
v Penerapan
teori akuntansi yang didasarkan pada rasionalisasi pencatatan berpasangan.
Pemilihan tehnik - tehnik akuntansi atas
dasar upaya untuk mempertahankan persamaan akuntansi yaitu persamaan neraca dan
persamaan profit akuntansi. Dua persamaan dalam pendekatan akun ini
menghasilkan pengembangan dua posisi dalam proses penyusunan standar, yang
dinamakan posisi berorientasi neraca dan posisi berorientasi profit.
Dalam
setiap kasus, pendekatan ini, seperti halnya pendekatan pragmatis maupun
otoritarian, juga menghadapi kendala kurangnya landasan teoritis.
AKUNTANSI DALAM PENDEKATAN TEORITIS
(Ilmiah)
Pendekatan
teoritis yang mendasari berkembangnya teori akuntansi terdiri dari enam
pendekatan, yaitu :
1. Pendekatan
Deduktif, adalah pendekatan yang menggunakan logika bermula dari hal – hal yang
bersifat umum dan secara khusus dapat ditarik kesimpulannya. Pendekatan ini
bergerak dari umum (dalil awal tentang lingkungan akuntansi) ke khusus (prinsip
akuntansi dan tehnik akuntansi).
2. Pendekatan
Induktif, adalah penyusunan dari suatu teori diawali dengan observasi dan
pengukuran, serta berlanjut pada kesimpulan umum. Pendekatan induktif diawali
dengan observasi mengenai informasi keuangan dari perusahaan bisnis dan
dilanjutkan dengan menyusun generalisasi dan prinsip – prinsip akuntansi dari
observasi tersebut berdasarkan kepada hubungan yang berulang kembali.
3. Pendekatan
Etis atau etika, berkaitan dengan moral dan perilaku baik dan buruk. Pendekatan
etis dalam perumusan teori akuntansi harus ditekankan pada konsep kewajaran,
kejujuran, keadilan, dan kebenaran.
4. Pendekatan
Sosiologi, menekankan pada akibat – akibat sosial yang ditimbulkan tehnik – tehnik
akuntansi yang merupakan perluasan konsep kewajaran yang dinamakan
kesejahteraan sosial. Pendekatan ini mengasumsikan adanya nilai nilai sosial yang mapan yang dapat digunakan
sebagai kriteria dalam penyusunan teori akuntansi.
5. Pendekatan
Ekonomi, adalah dalam perumusan teori akuntansi ditekankan adanya indikator – indikator
ekonomi makro seperti inflasi harus dipertimbangkan yang dapat memberikan
kesejahteraan ekonomi secara keseluruhan.
6. Pendekatan
Elektik, artinya memilih di antara berbagai macam kombinasi pendekatan yang
cocok dan sesuai dengan standar yang bersangkutan, dimana pendekatan yang
terbaik dan yang paling relevan dengan kegunaannyalah yang akan dipakai.
Contoh
penerapan pendekatan teoritis dalam akuntansi, adalah sebagai berikut.
Ø Merumuskan
dan menetapkan tujuan pelaporan keuangan.
Ø Memilih
dan menetapkan postulat – postulat teori akuntansi.
Ø Menetapkan
dan mengembangkan prinsip logis dan tehnik – tehnik akuntansi.
Ø Menganalisis
dan mengklasifikasi hasil amatan untuk mendeteksi hubungan peristiwa yang telah
terjadi berulang – ulang.
Ø Melakukan
pengamatan dan pencatatan atas hasil amatan.
Ø Menarik
kesimpulan yang menunjukkan adanya hubungan peristiwa yang berulang.
Ø Melakukan
pengujian atas kesimpulan yang dibuat untuk mecari kebenarannya.
Ø Menyajikan
informasi akuntansi yang objektif dan adil dilihat dari pendistribusian dan
pengungkapannya.
Ø Adanya
akuntansi sosial sebagai wujud pertanggungjawaban sosial perusahaan terhadap
lingkungannya.
Ø Adanya
akuntansi perubahan tingkat harga yang merupakan prosedur dan tehnik yang
diciptakan dalam rangka penyajian laporan keuangan yang menggunakan pendekatan
ekonomi makro.
Pendekatan
teoritis dalam struktur teori akuntansi dilakukan melalui serangkaian tujuan,
dalil, prinsip, dan tehnik – tehnik, didasarkan pada perumusan tujuan akuntansi
yang sebenarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar